Ketika kau perintahkan aku bersujud pada Adam,
Penolakanku adalah demi kebesaran Mu
Demi kesucian Mu
Dan ……… alasanku adalah kegilaanku pada Mu
Aku tidak mengenal selain Engkau, dan adam adalah lain dari Engkau
Diantara Engkau dan aku tidak ada yang lain, ……….. Dan jika harus ada ………
Maka itu harusnya aku
Bagiku tidak ada jalan yang lain dari Dikau
Aku datang sebelum yang lain tercipta
Aku tinggal abadi sebelum ciptaanmu yang lain ada
Aku bertasbih pada Mu selama tujuh puluh ribu tahun sebelum alam tercipta
Jadi mengapa aku harus bersujud kepada yang bulan Engkau …?
Karena Bila aku harus bersujud pada adam, maka hancurlah makna syahadatku
Tdak ada pilihan, tidak ada jalan, tidak ada tindakan lain kecuali apa yang telah ku lakukan
Api yang memberikan bentuk kepadaku, menarik kembali daku kembali ke api
Dari api menurunkan api, dari panas menghasilkan panas
Kehendak ini adalah milik Mu, dan apapun yang kini Engkau tentukan adalah milik Mu
Daam pemisahan diri dari engkau, tidak ada kejauhan lain yang tertinggal untukku
Dan kusadari bahwa jauh dekat hanyalah permainan kata-kata saja
Keterasingan ini tidak saja dari jauh Engkau, akan tetapi juga terasing dari diriku sendiri
Tujuan penciptaanku kini telah genap sudah
Bahwa aku tercipta abadi dengan semua sisi negatif, kesombongan dan kejahatan
Hanyalah syahadat-ku yang masih tersisa,
Dan kurindukan kembali kepada Mu wahai kekasih ………
Sampai akhir jaman nanti ……………….
Bengkulu, 10 April 2007
04 May, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment