Pada saat sedih dan terluka
Tataplah cermin dan lihatlah siapa yang ada di sana
Tataplah wajah seseorang yang ada di dalam cermin itu
Seseorang yang telah menemani sepanjang perjalanan usia
Dalam duka, dalam suka, dalam smua suasana
Dan juga dalam kesedihan yang berkepanjangan
Tataplah wajah di dalam cermin
Mulailah berdamai dengan dia
Jangan pernah menentangnya
Jangan pernah berdusta padanya
Jangan pernah mengatakan tidak padanya
Karena kini mungkin dia satu-satunya teman
Yang mengerti kemana arah tujuan
Yang mau bersama melakukan semua keinginan
Yang mau berempathi pada semua kegagalan dan kesedihan
Yang mau memaklumi semua cara yang akan ditempuh
Tataplah wajah dalam cermin
Bisikan kenapa semua tidak sesuai dengan rencana
Tanyakan kenapa semua menjadi berubah arah
Tanyakan apa dan dimana salah perjalanan ini
Tanyakan kenapa merasa sendiri
Tanyakan kenapa merasa kesepian di tengah keramaian
Tanyakan kenapa semakin jauh dari kebahagiaan
Apa yang salah dengan hidup ini
Apa yang harus dilakukan pada titik ini
Karena ternyata kini sudah sampai pada akhir perjalanan
Semua kenangan telah tertinggal di belakang
Semua teman …, kekasih…. , Keluarga ….
Dan semua orang yang dicinta
Semua tertinggal di belakang ……………..
Tataplah bayangan dalam cermin
Dan tanyakan sebagai kawan
Masihkah mau bergandeng tangan
Menyongsong terbitnya fajar
Menunggu esok pagi
Menuju masa depan
Yang entah ada dimana ………………
Bandung, 12 april 2007
14 April, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment